Teknologi

Mengenal lebih dalam M1 dari Apple

Apple membuat langkah besar dengan menciptakan chip baru yang digunakan untuk device mac yang dinamakan M1. M1 menggambarkan System on Chip( SoC) berbasis ARM dengan nama lain Apple Silicon. Apple mengklaim jika chip M1 ialah chip yang setidaknya powerful diantara pendahulunya. Seperti halnya yang sudah diimplementasikan pada MacBook M1 terbaru yang sudah dirilis pada tahun 2021

Chip M1 sendiri kurang pas apabila disebutkan sebagai” processor” atau” CPU” serupa yang dimiliki Intel, M1 dapat dikatakan sebagai System on chip( SoC) yang dimana CPU, GPU dan RAM digabungkan menjadi satu serupa yang dimiliki chip Apple Series ataupun Qualcomm Snapdragon yang digunakan pada ponsel.

M1 dibekali dengan 8 inti GPU, 4 buah Firestorm dengan inti klaster berperforma tinggi serta 4 buah Icestrom yang digunakan sebagai inti hemat energi. Tidak hanya hingga disana, Apple M1 juga didukung dengan 16 inti Neural Engine yang diklaim sanggup memberdayakan machine learning hingga 15x lebih cepat.

Inti performa M1 itu sendiri dirancang eksklusif guna bisa melaksanakan sesuatu pekerjaan secara seefisien mungkin dengan mengoptimalkan kinerja dari 4 inti yang dipunyai. Sehingga performa yang diberikan oleh M1 akan selalu dalam kondisi terbaik.

Tidak mau kalah,  GPU yang dimiliki M1 juga  dapat menjalankan hampir 25.000 threads secara bersamaan, yang dimana dapat melakukan pekerjaan berat dengan mudah seperti memutar video di resolusi 4K hingga melakukan rendering yang cukup rumit.

Apple menyebutkan bahwasannya macOS Big Sur diciptakan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dari chip M1. Saat ini chip M1 sudah dipergunakan di MacBook Air dan MacBook pro 13, dan dikatakan bahwasannya perpindahan Apple Silicon akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk bertransmigrasi.

Namun dibalik keunggulan itu semua, M1 masih memiliki kekurangan yang bisa dianggap tidak terlalu penting bagi penggunanya. Ya ! M1 tersebut tidak dapat melakukan upgrade RAM, RAM maksimal untuk varian M1 ini hanya 16 GB. Untuk beberapa user, mungkin menganggap RAM tersebut kecil namun dalam hal manajemen pembagian RAM itu sendiri Apple sendiri tidak dapat dianggap remeh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button